IPS Jadi Menyenangkan, Kiprah Sera Meliati dalam Supervisi Pembelajaran di Kelas 7J

MTsN Kota Cimahi — Kegiatan Supervisi pembelajaran Mapel Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas 7J MTs Negeri Kota Cimahi, Rabu (12/11/2025) berlangsung lancar, interaktif, dan penuh antusias. Guru IPS, Sera Meliati Sutaryo, S.Pd, menampilkan inovasi pembelajaran melalui metode “Match, Move and Make” (Pasangkan, Gerakkan dan Ciptakan), yaitu penggabungan antara model Cooperative Learning tipe “Make a Match” dan pendekatan “Project Based Learning (PjBL)”. Hadir saat pembelajaran supervisor, Leli Denawati, M.Pd. (Guru IPS golongan IVb).

Pembelajaran diawali dengan ice breaking “Bom Clap”, yang mampu mencairkan suasana sekaligus membangkitkan energi positif peserta didik. Aktivitas ini menjadi titik awal yang efektif untuk mengondisikan kelas agar siap mengikuti proses pembelajaran berikutnya.

Setelah itu, guru memberikan pertanyaan pemantik dan apersepsi untuk menghubungkan pengetahuan awal siswa dengan materi yang akan dipelajari. Beberapa siswa mengemukakan pendapatnya dengan percaya diri. Untuk memperkuat konsep awal, guru menayangkan video pembelajaran yang mampu memperluas sudut pandang serta membuka cara berpikir peserta didik secara lebih mendalam. Tayangan visual tersebut membuat siswa semakin siap memasuki kegiatan inti pembelajaran.

Penerapan Metode Match, Move and Make
Pada inti pembelajaran, metode Match, Move and Make diterapkan melalui aktivitas mencocokkan potongan-potongan kertas berisi kata atau jawaban yang harus dianalisis oleh setiap kelompok. Siswa menentukan apakah potongan jawaban tersebut harus ditempel pada sisi kiri atau kanan tabel yang berisi pernyataan yang telah disiapkan di papan tulis.

Perwakilan setiap kelompok kemudian bergerak secara serentak menuju kotak berisi potongan kata, mengambil secara acak, dan kembali menganalisis untuk menempelkan hasilnya. Suasana kelas tampak sangat hidup; kompetisi sehat antar kelompok terasa ketika mereka berlomba menjadi yang tercepat dan paling tepat dalam mengisi kolom jawaban. Kelompok tercepat memperoleh apresiasi berupa satu kemudahan dalam pengerjaan tugas proyek berikutnya.

Usai kegiatan mencocokkan kartu/kata, guru memberikan penjelasan penguatan konsep untuk memastikan pemahaman siswa terarah dan mendalam. Pembelajaran dilanjutkan dengan tugas kolaboratif, di mana setiap kelompok menyusun proyek sesuai arahan LKPD dan mempresentasikannya di depan kelas. Siswa terlihat aktif berdiskusi, menunjukkan kreativitas, dan bekerja sama secara efektif.

Pemanfaatan Media dan Evaluasi Interaktif
Kegiatan pembelajaran semakin optimal dengan pemanfaatan media infocus/proyektor, yang menampilkan materi dalam bentuk PPT sehingga penyampaian informasi lebih terstruktur, menarik, dan mudah dipahami.

Sebagai penutup, guru melaksanakan evaluasi menggunakan media pembelajaran interaktif “Kahoot”. Kegiatan ini menciptakan suasana kelas yang seru, kompetitif secara positif, dan membuat siswa semakin bersemangat hingga akhir pembelajaran. Seluruh peserta didik berpartisipasi aktif dan menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi.

Hasil Supervisi
Melalui kegiatan supervisi ini, guru IPS Sera Meliati Sutaryo, S.Pd, dinilai berhasil menyelenggarakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada keaktifan serta pemahaman mendalam siswa. Inovasi metode Match, Move and Make, dukungan media digital, serta strategi evaluasi interaktif menjadi bukti bahwa pembelajaran IPS dapat berlangsung menyenangkan, inspiratif, dan efektif.

 

Kontributor: Deni Kurniawan As’ari       Fotografer: Sera Meliati