
Cimahi (MTsN Kota Cimahi) – Salah satu anugerah terindah dalam bekerja, ketika tempat pekerjaan adalah yang dulu tempat menimba ilmu atau almamater sendiri. Itulah yang dialami oleh Eni, nama panggilan dari Rohaeni, S.Pd., guru Bahasa Sunda MTsN Kota Cimahi.
Eni jadi siswa di MTsN Kota Cimahi saat itu masih bernama MTs Sukasari sejak tahun 1992 sampai 1995. Ia mengenang kondisi MTsN dulu saat bersekolah dengan saat ini sudah jauh berbeda.
“Alhamdulillah, kondisi MTsN sekarang jauh lebih bagus bangunannya. Dari segi prestasi juga semakin banyak yang diraih,” katanya sembari tersenyum. Dulu namanya MTsN Sukasari, sudah terkenal dan banyak peminatnya. Hingga sekarang masih bisa bertahan walaupun banyak persaingan dengan sekolah lain.
Ia mengaku banyak memiliki kenangan yang indah. Terutama saat jadi siswa. Eni bisa menyumbang cukup banyak piala dari kegiatan ekskul pramuka yang diikutinya.
Lantas ia bercerita bahwa salah satu guru pavoritnya kala itu adalah H. Asep Saefudin (Almarhum) seorang guru Bahasa Arab. Sosoknya begitu berwibawa namun ramah dan humble kepada siswa-siswinya.
“Beliaulah yang mengajari saya lebih mendalam tentang pembelajaran Bahasa Arab. Saya jadi lebih suka pelajaran Bahasa Arab,” kenang Eni.
Eni lahir di Cimahi pada 03 September 1980. Memiliki hobi memasak. Tak pelak karena hobinya ini beberapa event kegiatan di MTsN Kota cimahi, ia kerapkali didaulat sebagai seksi konsumsi termasuk saat Perkemahan Pramuka di wisata Paku Haji beberapa waktu lalu.
Isteri dari Muchlis Aliyudin dan ibu dari Naimatul Azka Aliyudin dan Muhammad Rafif Aliyudin ini saat kecil bercita-cita ingin jadi Polwan. Nasib berkata lain. Kini ia ditakdirkan menjadi seorang guru. Menariknya jadi guru di sekolahnya sendiri.
“Saat pertama kali jadi guru di MTsN, merasa bahagia karena bisa kembali mengabdi ke sekolah yang telah banyak memberikan ilmu dan pengalaman hidup. Selain itu, sempat ada rasa canggungnya, terutama dulu sebagian adalah para guru, kemudian jadi teman sejawat,” tutur Eni.
Kerapkali Jadi Petugas Upacara
Eni menyelesaikan pendidikan dasarnya pada MI Nurul Falah Cimahi (1986-1992), kemudian MTsN Sukasari (1992-1995). Jenjang SLTA ia selesaikan di SMAN 2 Cimahi (1995-1998). Gelar Sarjana Pendidikan ia peroleh dari IKIP Bandung atau kini dikenal dengan Univeristas Pendidikan Indonesia (UPI) pada jurusan Diksastra Sunda lulus tahun 2003.
Salah satu yang menarik dari kiprahnya selama menjadi guru MTsN Kota Cimahi, Eni kerapkali mendapat kepercayaan sebagai petugas upacara terutama hari besar nasional seperti Hari Amal Bakti Kemenag.
“Tak kurang dari 10 kali saya mendapat penugasan sebagai petugas upacara baik di tingkat madrasah, kemenag hingga kota Cimahi. Biasanya saya bertugas sebagai pembaca Teks UUD 1945 atau Pancasila. Trio guru yang sering tampil, saya bersama Bu Yayu, dan Bu Endang,” ungkap Wali Kelas 9A dan staf Wakamad Bidang Sarpras tersebut.
Eni berharap ke depan MTsN Kota Cimahi semakin maju dan bisa menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi, berakhlakul karimah dan BERMUTU sesuai dengan visi MTsN Kota Cimahi.
Kontributor : Deni Kurniawan As’ari | Fotografer : Rohaeni

