Kepala Kemenag Kota Cimahi Ajak Siswa MTsN Kota Cimahi Menjadi Generasi Cerdas dan Berakhlak

Cimahi (MTsN Kota Cimahi) — Udara pagi di lapangan MTsN Kota Cimahi terasa begitu hangat oleh semangat para siswa yang berbaris rapi mengikuti upacara bendera. Upacara kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Hj. Baiq Raehanun Ratnasari, M.H., yang bertindak selaku pembina upacara.

Dalam amanatnya, beliau membuka dengan sapaan yang penuh semangat. “Semangat pagi!” serunya dengan lantang, yang disambut serentak oleh para siswa. Kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dengan disiplin, serta memberikan apresiasi kepada petugas upacara yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

“Pelaksanaan upacara bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin, tetapi merupakan kewajiban sebagai seorang pelajar,” terangnya.

Lebih jauh, Hj. Baiq Raehanun menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki tujuan besar dalam membentuk generasi muda. Ia menekankan bahwa siswa madrasah harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas dalam berpikir, berakhlak mulia dalam bertutur dan bertindak, serta memiliki semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa semangat belajar dan sopan santun kepada guru maupun orang tua adalah fondasi penting menuju keberhasilan di masa depan.

Dalam amanatnya, Kepala Kemenag juga menyinggung fenomena yang tengah menjadi perhatian dunia pendidikan, yaitu maraknya perilaku perundungan atau bullying di kalangan pelajar. Ia menegaskan harapannya agar siswa MTsN Kota Cimahi tidak terlibat dalam hal-hal semacam itu.

“Sekarang di beberapa sekolah masih ada masalah perundungan, tapi di MTsN Kota Cimahi insyaallah tidak ada, ya? Semoga tidak pernah ada, karena membuli teman bukanlah sikap pelajar yang baik,” ucapnya menegaskan.

Ia kemudian menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan mental dan spiritual. Menurutnya, seorang pemimpin sejati tidak hanya harus pandai, tetapi juga memiliki nilai moral dan spiritual yang kuat.

“Kita tidak hanya membutuhkan pemimpin yang pintar, tetapi juga yang beriman dan berakhlak. Ilmu tanpa agama itu buta dan agama tanpa ilmu itu lumpuh,” ujarnya, sembari mengutip pemikiran Albert Einstein tentang pentingnya hubungan antara ilmu dan nilai-nilai spiritual.

Tak lupa, Hj. Baiq Raehanun juga menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh guru di MTsN Kota Cimahi. Ia menyebut guru sebagai sosok yang tak hanya mengajar, tetapi juga menuntun dengan hati. “Para guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ilmu yang mereka berikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” katanya penuh penghargaan.

Sebelum menutup amanat, beliau kembali membakar semangat seluruh peserta upacara dengan seruan khasnya yang penuh energi. “Anak-anak, tetap semangat belajar, hormati guru dan orang tua, dan teruslah berbuat kebaikan. Semangat pagi!” serunya, disambut riuh tepuk tangan para siswa dan guru.

 

Kontributor : Deni Kurniawan As’ari | Fotografer : Ratih