1.041 Siswa Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba dari BNN Kota Cimahi

Cimahi (MTsN Kota Cimahi) —Lapangan MTsN Kota Cimahi dipenuhi semangat dan antusiasme pada Selasa pagi (21/10/2025), ketika 1.041 siswa mengikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba yang disampaikan oleh Herawati, S.Km., M.Km., dan tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta upaya pencegahannya sejak dini.

Kepala MTsN Kota Cimahi menyambut positip kegiatan sosialisasi ini dan mengucapkan terima kasih kepada tim BNN atas kesempatan untuk hadir dan memberikan edukasi langsung kepada peserta didik.

“Kami berharap anak-anak kami memiliki bekal pengetahuan untuk menjauhi narkoba dan menjadi generasi yang sehat serta berprestasi,” ujarnya.

Perwakilan BNN Kota Cimahi, Herawati, S.Km., M.Km., memaparkan secara interaktif tentang tugas pokok BNN, yakni memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkotika dan dampaknya terhadap kehidupan. Ia juga menceritakan pengalamannya selama bertugas, termasuk beberapa kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan pelajar usia sekolah dasar.

“Saya pernah menemui kasus pengguna narkoba termuda adalah siswa kelas 4 SD. Ini membuktikan bahwa narkoba bisa masuk ke semua kalangan, termasuk lingkungan sekolah,” ungkap Herawati, S.Km., M.Km. disambut keheningan peserta.

Dalam paparannya, beliau menjelaskan tiga golongan narkotika, Golongan I, tidak boleh digunakan kecuali untuk penelitian (contohnya ganja dan kokain).

“Golongan I hanya untuk kepentingan medis tertentu (contohnya morfin sebagai obat bius saat operasi) dan golongan III memiliki kadar ketergantungan ringan tetapi tetap diawasi secara ketat,” katanya.

Herawati, S.Km., M. Km. juga menyoroti obat-obatan berbahaya yang sering disalahgunakan remaja. Ia menekankan bahwa meskipun beberapa obat memiliki fungsi medis, penggunaannya tanpa pengawasan dokter dapat berujung pada ketergantungan dan efek samping serius.

“Jangan pernah berpikir narkoba hanya berbentuk ganja atau sabu. Banyak zat lain yang sering disalahgunakan, termasuk obat batuk dan cairan beralkohol,” tegasnya.

Para siswa tampak antusias saat sesi tanya jawab. Beberapa siswa bahkan maju ke depan untuk menjawab pertanyaan seputar narkoba dan memperoleh hadiah dari tim BNN.

Di akhir kegiatan, Herawati mengajak seluruh siswa untuk menjadi “Agen Anti Narkoba” di lingkungan sekolah dan rumah.

“Peran kalian sangat penting. Jadilah pelajar cerdas, katakan tidak pada narkoba,” pesan Herawati, S.Km., M. Km.

Sosialisasi ini berlangsung dengan suasana edukatif, interaktif, dan penuh semangat. Para siswa tampak serius mendengarkan setiap materi yang disampaikan. Diharapkan melalui kegiatan ini, pengetahuan mereka mengenai bahaya narkoba semakin meningkat sehingga dapat memperkuat benteng perlindungan terhadap penyalahgunaan zat berbahaya.

 

Kontributor: Deni Kurniawan As’ari     Fotografer: Nida Hasna Nazira dan Evi Hafsoh