Dani, Sang Pejuang Taekwondo dari MTsN Kota Cimahi

Cimahi (MTsN Kota Cimahi) — Ahmad Fadhol Maqdum Hamdani (7A), yang akrab disapa Dani, lahir di Bandung Barat pada 25 Maret 2013. Ia anak pertama dari dua bersaudara. Buah hati dari pasangan Aisen Surliadi dan Santi Aprianti. Sejak kecil, dikenal sebagai anak yang aktif, dan penuh semangat. Masa kecilnya dipenuhi keceriaan saat bermain bersama teman-temannya di kampung halaman nya Jember Jawa Timur, sebuah kenangan yang hingga kini tak pernah terlupakan.

Kecintaannya pada taekwondo berawal di kelas 4 SDN Sindang Sari. Saat itu, mulai berlatih di tempat reguler Unit BETA-C , GOR Pusdik Bekang, dengan jadwal latihan rutin dua kali seminggu. Seiring berjalannya waktu, semangatnya untuk menjadi atlet semakin kuat. Ia bahkan membiasakan diri untuk berlatih setiap pagi setelah shalat Subuh, melakukan skipping dan latihan penguatan fisik, sebelum kemudian kembali berlatih di kelas atlet setiap Kamis dan Sabtu.

Perjalanan berlatih tentu tidak selalu mudah. Setelah pulang sekolah, tubuhnya sering terasa lelah, bahkan sesekali muncul rasa malas. Namun semua itu hilang ketika Dani sudah tiba di tempat latihan. Ia kembali bersemangat, seolah energi baru muncul begitu ia mengenakan dobok dan berdiri di atas matras. Baginya, taekwondo bukan hanya soal tendangan dan pukulan, tetapi tentang kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

Melalui latihan yang panjang, Dani belajar banyak hal. Ia memahami bahwa untuk menguasai teknik yang sulit dan membangun fisik yang kuat, dibutuhkan kesabaran, waktu, dan ketekunan yang luar biasa. Namun hasilnya pun sepadan. Kini Dani tumbuh menjadi siswa yang lebih percaya diri, disiplin, sehat, dan membanggakan kedua orang tuanya. Dani selalu berpegang pada prinsip bahwa kunci sukses dalam olahraga ini adalah disiplin, tidak mudah menyerah, dan selalu berjuang dengan dukungan keluarga.

Perjuangannya di dunia taekwondo telah membawanya meraih banyak kejuaraan. Hingga kini, Dani telah mengikuti 19 kejuaraan dan berhasil mengoleksi 10 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Tidak semua pertandingan berakhir dengan kemenangan, sebab beberapa kali ia harus merasakan pahitnya kekalahan. “Kekalahan itu bukanlah akhir, melainkan pelajaran untuk menjadi lebih kuat di pertandingan berikutnya,” ujar Dani.

Dari berbagai turnamen yang ia ikuti, sederet prestasi gemilang berhasil diraihnya, mulai dari Juara 2 KEJURCAB 2022 se-Kota Cimahi, Juara 2 INTERNATIONAL TAEKWONDO OPEN 2023 , Juara 1 GUBERNUR CUP 2024 se-Jawa Barat, hingga menjadi Atlet Terbaik Pracadet di ITN Open VIII 2025 se-Jawa Barat baru-baru ini. Deretan kemenangan ini menjadi bukti nyata kerja keras dan dedikasi siswa MTs, namun sudah memiliki mental juara.
Di balik semua prestasi itu, Dani tetap sosok sederhana dengan impian yang kuat.

“Saya bercita-cita menjadi masinis, profesi yang menuntut ketelitian, tanggung jawab, dan ketenangan,” katanya.

Nilai-nilai yang juga ia pelajari melalui taekwondo. Baginya setiap latihan, setiap tetes keringat, dan setiap medali yang diraihnya adalah bentuk rasa syukur serta bukti bahwa kerja keras tak pernah mengkhianati hasil.

“Insya Allah, dengan semangat pantang menyerah, dukungan penuh dari orang tua, support dari MTs, dan tekad yang selalu menyala, saya siap melangkah untuk terus mengukir prestasi, membawa kebanggaan bagi keluarga, madrasah, dan tentu saja mengharumkan nama Cimahi serta Indonesia di kancah nasional hingga internasional,” pungkasnya.

 

Kontributor: Deni Kurniawan As’ari     Fotografer: Dani