
Cimahi (Humas MTsN Kota Cimahi) — Upacara bendera pada Senin, 12 Oktober 2026, di MTsN Kota Cimahi berlangsung dengan khidmat. Siswa kelas 8D bertugas sebagai petugas upacara, sedangkan amanat disampaikan oleh Heni Nurhayati, M.Pd., yang mengajak seluruh siswa membiasakan adab makan sesuai tuntunan Rasulullah saw.
Dalam amanatnya, Heni mengingatkan bahwa ajaran Islam tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga tercermin dalam kebiasaan sederhana sehari-hari, termasuk saat makan dan minum.
“Adab makan perlu kita biasakan sejak sekarang. Jangan sampai kita hanya mengetahui ilmunya, tetapi tidak menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” menjadi pesan yang dapat dipetik dari amanat tersebut.
Ia mengawali pembahasan dengan mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan melalui kebiasaan mencuci tangan sebelum makan. Selain menjaga kesehatan, kebiasaan ini mengajarkan siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan diri.
“Hal sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan merupakan kebiasaan baik yang perlu dilakukan secara konsisten,” demikian inti pesan yang disampaikan kepada para siswa.
Heni juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat sebelum makan. Makanan yang dikonsumsi hendaknya menjadi sumber tenaga untuk belajar, beraktivitas, beribadah, dan melakukan berbagai kebaikan.
“Jangan lupa berniat sebelum makan. Kita makan bukan sekadar untuk kenyang, tetapi juga agar tubuh sehat dan kuat untuk menjalankan aktivitas serta beribadah kepada Allah Swt.”
Selain itu, siswa diajak membiasakan membaca doa sebelum dan sesudah makan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan Allah Swt.
“Jangan sampai kita menikmati begitu banyak nikmat, tetapi lupa bersyukur kepada Allah. Biasakan berdoa sebelum dan sesudah makan agar kita selalu mengingat pemberi rezeki,” menjadi pengingat penting bagi seluruh siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Heni turut menyoroti kebiasaan makan sambil berjalan atau berdiri. Ia mengajak siswa untuk lebih memperhatikan posisi dan sikap tubuh ketika makan, serta menjaga kesopanan saat berada di meja makan.
“Perhatikan bagaimana kita makan. Biasakan makan dengan tertib dan sopan, karena perilaku sehari-hari juga mencerminkan akhlak kita sebagai seorang muslim.”
Heni juga mengingatkan tuntunan Rasulullah saw. agar seseorang membaca basmalah, makan dengan tangan kanan, dan mengambil makanan yang berada di dekatnya. Hal ini sejalan dengan hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim tentang adab makan yang diajarkan Rasulullah kepada Umar bin Abi Salamah.
“Ketika makanan sudah tersedia, ambillah yang paling dekat dengan kita. Jangan berlebihan dan jangan mengabaikan adab yang telah diajarkan Rasulullah saw.”
Melalui amanat tersebut, siswa diharapkan memahami bahwa pembentukan karakter Islami dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali. Adab makan bukan hanya aturan, melainkan latihan untuk membangun kedisiplinan, kesopanan, kebersihan, dan rasa syukur.
“Semoga kalian dan kita semua dapat menerapkan adab makan ini dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di madrasah,” menjadi harapan yang ditekankan dalam amanat tersebut.
Upacara ditutup dengan menyanyikan Mars Madrasah bersama-sama. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter tidak hanya dipelajari melalui materi di kelas, tetapi juga melalui pembiasaan sikap dan perilaku dalam keseharian.(IKS)

