Kepala MTsN Kota Cimahi Tekankan Cinta Tanah Air dalam Kokurikuler Presentasi Budaya Nusantara

Cimahi (MTsN Kota Cimahi) — Kepala MTsN Kota Cimahi, Rubaitun, M.Pd., memberikan sambutan pada kegiatan Kokurikuler Presentasi Budaya Nusantara yang dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap budaya bangsa.

Dalam sambutannya, Rubaitun mengawali dengan peribahasa “Tak kenal maka tak sayang” yang menurutnya merupakan salah satu contoh warisan leluhur nonbenda yang harus terus dilestarikan. Peribahasa tersebut mengandung nilai-nilai sosial yang diwariskan secara turun-temurun untuk mengatur kehidupan bermasyarakat.

“Jika kita ingin mencintai negeri kita, maka kita harus mengenalnya terlebih dahulu. Salah satu caranya adalah dengan menggali akar budaya Nusantara dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya di hadapan para siswa.

Rubaitun juga mengaitkan kegiatan ini dengan kondisi bangsa. Ia menyinggung bencana alam yang beberapa waktu terakhir melanda wilayah Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, mencintai negara tidak hanya sebatas ucapan, tetapi juga diwujudkan melalui empati, doa, dan dukungan nyata kepada sesama anak bangsa yang sedang tertimpa musibah.

“Jika yang kita cintai sedang sakit, sudah sepatutnya kita menunjukkan kepedulian. Mari kita kirimkan doa dan dukungan agar saudara-saudara kita diberi kekuatan, kesehatan, dan kesabaran,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa rasa cinta kepada negara harus tumbuh dari dalam diri setiap siswa. Ia menanamkan nilai bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman, sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan di lingkungan Kementerian Agama, seperti cinta kepada Allah SWT, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada diri sendiri, dan cinta kepada sesama.

Melalui kegiatan presentasi budaya Nusantara ini, Rubaitun berharap para siswa tidak hanya mengenal budaya Indonesia secara teori di dalam kelas, tetapi juga memahami, menghayati, dan mencintainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena jika sudah mengenal, maka akan tumbuh rasa cinta, dan dari cinta itulah lahir kepedulian,” pungkasnya.

 

Kontributor: Deni Kurniawan As’ari       Fotografer: Muhammad Bayu