Upacara Bendera MTsN Kota Cimahi: Adab Sebelum Ilmu Jadi Pesan Utama Amanat Pembina Upacara

Cimahi (MTsN Kota Cimahi) — Halaman MTsN Kota Cimahi pagi ini dipenuhi semangat kebersamaan. Lebih dari 1.000 peserta mengikuti upacara yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Upacara bendera yang dilaksanakan pada Senin, 13 Oktober 2025 ini berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna.

Tampil sebagai pembina upacara Marfuah, S.Pd., sedangkan petugas upacara berasal dari kelas 9D. Cuaca pagi yang cerah menambah khidmat jalannya kegiatan. Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan rangkaian kegiatan berjalan lancar mulai dari pembacaan asmaul husna, pembacaan ayat suci Al Quran, pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, menyanyikan lagu-lagu wajib nasional, hingga pembacaan doa.

Dalam amanatnya, Marfuah, S.Pd. menyampaikan pesan penting dengan tema “Adab Sebelum Ilmu” — sebuah nasihat mendalam yang menekankan pentingnya akhlak dan budi pekerti dalam menuntut ilmu.

Mengawali amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada kelas 9D yang telah maksimal menjalankan tugas sebagai petugas upacara, kemudian beliau melanjutkan amanat dengan menekankan makna adab sebagai dasar dari ilmu.

“Tema amanat pagi ini adalah Adab Sebelum Ilmu. Sebuah kalimat yang pendek namun maknanya sedalam samudra. Dalam tradisi para ulama, adab itu adalah pintu dan ilmu adalah taman. Barangsiapa yang tidak mengetuk pintu dengan sopan, ia tidak akan pernah benar-benar masuk dan menikmati keindahan taman itu,” katanya.

Marfuah juga mengutip sabda Rasulullah SAW: “Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” Ia menekankan bahwa akhlak dan adab adalah pondasi dari ilmu.

“Bangunan setinggi apa pun akan runtuh jika pondasinya rapuh. Ilmu yang belum disirami adab hanya akan melahirkan keangkuhan, bukan keberkahan,” tuturnya.

Dalam amanatnya, Marfuah menjelaskan pengertian adab yaitu penerapan segala sesuatu yang terpuji dalam perkataan dan perbuatan. Adapun bentuk-bentuk adab yang harus ditanamkan sejak dini:
• Adab kepada Allah: tunduk, taat, ikhlas
• Adab kepada Rasul: mengikuti sunnahnya
• Adab kepada orang tua: berbakti, merendahkan suara saat berbicara
• Adab kepada guru: tawadhu, menghormati, tidak memotong pembicaraan
• Adab kepada teman: menghargai, tidak meremehkan
• Adab kepada ilmu: menjaga niat, disiplin belajar, jujur, dan sabar

“Sebelum tangan kalian membuka buku, bukalah terlebih dahulu hati kalian. Tanyakan untuk apa saya belajar hari ini. Ilmu tanpa adab laksana api tanpa cahaya—panas, membakar, menyilaukan. Tetapi ilmu yang berdiri di atas adab adalah matahari pagi, hangat, menerangi, dan menumbuhkan kehidupan,” pesannya penuh makna.

Di akhir amanatnya, Marfuah mengajak seluruh siswa untuk menjadikan madrasah bukan hanya tempat mengejar nilai, tetapi ruang untuk menata hati dan membentuk akhlak mulia.

“Mari kita jadikan madrasah kita bukan hanya ladang angka tetapi taman akhlak. Bukan hanya tempat menghafal rumus tetapi ruang untuk menata hati. Semoga Allah menanamkan ke dalam dada kita adab yang indah, akhlak yang lembut, dan ilmu yang bermanfaat,” pungkasnya.

Upacara bendera ini diharapkan menjadi momentum penguatan karakter siswa melalui nilai-nilai adab, kedisiplinan, dan cinta tanah air.

 

Kontributor: Deni Kurniawan As’ari     Fotografer: Nida Hasna Nazira