Ibu, Pelita Hidupku

Oleh : Annisa Fitriani  | Siswi Kelas 7J MTsN Kota Cimahi

Tulisan ini merupakan salah satu tugas mapel IPS yang diampu Ibu Sera Meliati Sutaryo, S.Pd pada topik family).

 

Cimahi (MTsN Kota Cimahi) – Ibu adalah pelita hidupku. Ia yang senantiasa mengajarkan kebaikan dan memberi banyak pembelajaran hidup. Sosok itulah yang mengantarkanku “berhasil” sampai saat ini, meskipun baru awal dari sebuah  perjalanan yang masih panjang.

Nyaris tak kenal apa itu menyerah dan gagal. Ibu terus mengajarkanku untuk pantang menyerah, bersabar, dan berhasil. Ia tanamkan untuk ters berusaha mengejar segala imipian. Dibersamai cinta dan kasih sayangnya. Aku akan selalu berusaha menjadi anak perempuannya yang terbaik. Semampuku.

Dulu, aku pernah hampir tumbang. Rasa lelah dan ingin menyerah. Begitu banyak dan derasnya  badai yang menyerbu kehidupanku. Alhamdulillah, ibu selalu ada untukku. Bagiku ia adalah  pelita hidup.  Setiap saat mengajarkan dan memberi tahu makna dari kehidupan.

“Hidup di dunia tak  mudah. Akan ada rintangan dan cobaan. Juga jalan curam nan berkelok kelok harus dilewati terlebih dahulu,” demikian pesan ibuku di suatu sore hari saat kami berbincang.

Setiap kesuksesan anak, pasti ada seseorang yang membersamai. Di setiap lelahnya anak, ada sosok yang menyemangati. Dialah ibu. Ia rela memberikan sebagian nyawanya dan menghabiskan waktunya  dengan hal baik bersama.

Beliau pelita hidup yang selalu bercahaya terang. Ada cinta dan keringat yang dikeluarkan setiap waktu mengucur terus menerus. Didambakannya aku menjadi anak yang ia impikan.

“Teruslah jadi pelita hidupku. Kini dan untuk selamanya. Ibu…,” doaku lirih.