
Cimahi (Humas MTsN Kota Cimahi) — Komitmen MTs Negeri Kota Cimahi dalam membentuk generasi yang unggul sekaligus dekat dengan Al-Qur’an terus diperkuat melalui Program Unggulan Tahfidz Al-Qur’an. Salah satu bentuk keseriusan tersebut terlihat dalam pelaksanaan pembinaan dan Tasmi’ Bil Hifdz yang berlangsung pada Selasa–Kamis, 15–17 September 2026.
Program tahfidz di MTsN Kota Cimahi tidak hanya diarahkan pada pencapaian jumlah hafalan, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap murajaah dan penjagaan hafalan. Hafalan yang telah diperoleh siswa perlu terus dipelihara agar tetap lancar, tepat, dan menjadi bagian yang melekat dalam keseharian mereka.
Perhatian tersebut salah satunya diwujudkan melalui keberadaan kelas 7K yang secara khusus diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi dan potensi di bidang Tahfidz Al-Qur’an. Para siswa mendapatkan pembinaan yang lebih terarah agar kemampuan menghafal yang telah dimiliki dapat terus berkembang sekaligus terjaga.
Kepala MTsN Kota Cimahi, Rubaitun, M.Pd., menegaskan bahwa madrasah tidak ingin pembinaan tahfidz berhenti pada pencapaian hafalan semata.
“Menghafal Al-Qur’an adalah sebuah proses, tetapi menjaga hafalan juga merupakan tanggung jawab yang sangat penting. Karena itu, kami berupaya memberikan pendampingan yang terarah agar hafalan siswa tidak hanya bertambah, tetapi juga tetap terjaga,” ujar Rubaitun.»
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan tersebut, MTsN Kota Cimahi menghadirkan pendamping profesional di bidang tahfidz, yaitu Siti Shofiyah, M.Ag. Beliau merupakan Pembimbing dan Pembina Santri Tahfidz Al-Qur’an Al Mubarok Daimul Husna (STQ ADH) Cibeber, Cimahi Selatan.
Kehadiran pendamping profesional ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memberikan penguatan dalam proses pembinaan siswa tahfidz. Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, pendamping turut memberikan arahan dalam proses hafalan, murajaah, serta persiapan siswa dalam mengikuti tasmi’.
Dalam kegiatan Tasmi’ Bil Hifdz, siswa memperdengarkan hafalan Al-Qur’an secara langsung dalam satu kali duduk. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk melatih kelancaran, ketepatan, konsistensi, serta keberanian siswa dalam mempertanggungjawabkan hafalan yang telah mereka miliki.
Pada rangkaian kegiatan kali ini, tasmi’ dilaksanakan pada hafalan Juz 1, Juz 2, Juz 5, dan Juz 30. Salah satu capaian yang mendapat apresiasi adalah keberhasilan Ananda Mega dalam menyelesaikan setoran hafalannya dalam sekali duduk.
Bagi MTsN Kota Cimahi, capaian tersebut bukan sekadar tentang berapa banyak juz yang berhasil dihafalkan. Lebih dari itu, proses pembinaan tahfidz diarahkan untuk membangun konsistensi dan tanggung jawab dalam menjaga hafalan.
Program ini sekaligus menjadi bentuk perhatian madrasah terhadap siswa yang memiliki potensi khusus di bidang Al-Qur’an. Melalui kelas khusus Tahfidz, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan pendamping profesional, madrasah berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung siswa untuk mengembangkan sekaligus mempertahankan kemampuan hafalannya.
“Harapan kami, anak-anak tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalannya, dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan mereka,” tambah Rubaitun.
Melalui penguatan Program Unggulan Tahfidz Al-Qur’an ini, MTsN Kota Cimahi terus mendorong lahirnya generasi yang memiliki keseimbangan antara prestasi, kompetensi, karakter, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Menambah hafalan adalah sebuah capaian, tetapi menjaganya adalah bagian dari istiqamah.

