Khatib Jumat, Dede Solihin  Ajak Jamaah Tingkatkan Kepedulian Sosial dan Semangat Tolong-Menolong

Cimahi (MTsN Kota Cimahi) — Ibadah salat Jumat di Masjid Baiturahman, Jumat (28/11/2025)  berlangsung khusyuk dan tertib. Bertindak selaku khatib sekaligus dan Imam, Dede Solihin, S.Pd.I., M.M.Pd. (Guru Fikih). Muadzin oleh Muhammad Harlan Maulana (9K). Dalam khutbahnya, Dede menyoroti pentingnya sikap peduli di tengah kehidupan masyarakat modern yang semakin individualis.

Khatib menyampaikan bahwa di zaman sekarang, masih banyak orang yang hidup dalam kesulitan, baik karena faktor ekonomi, usia lanjut, maupun kondisi keluarga. Namun sering kali keadaan tersebut dianggap biasa, sehingga kepedulian terhadap sesama semakin berkurang.

“Sering kali kita tidak menyadari bahwa di sekitar kita ada lansia dan anak-anak yang hidup sendirian tanpa bantuan siapa pun. Padahal kondisi seperti ini tidak boleh kita biarkan begitu saja,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Islam adalah agama yang membawa ajaran empati dan kasih sayang. Nabi Muhammad SAW datang sebagai rahmatan lil ‘alamin, membawa pesan kebaikan bagi seluruh alam. Karena itu, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari keimanan yang sejati.

“Islam tidak memisahkan antara ibadah kepada Allah SWT dan kepedulian kepada manusia. Keduanya berjalan beriringan,” tambahnya.

Dede juga mengutip Al-Qur’an surah Al-Maidah ayat 2 sebagai pengingat bahwa Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk saling tolong-menolong dalam kebajikan dan takwa, serta tidak bekerja sama dalam perbuatan dosa. “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaNya.”

Ayat ini, menurutnya, menjadi landasan kuat bagi umat Islam untuk selalu hadir membantu mereka yang membutuhkan.

Lebih lanjut, khatib mengingatkan bahwa membantu sesama tidak selalu harus dengan harta banyak atau tenaga besar. Tindakan kecil seperti menolong tetangga yang kesulitan, memberi makanan kepada yang lapar, ataupun menyantuni anak yatim sudah merupakan amal yang sangat bernilai. Di era digital saat ini, kebaikan juga bisa dilakukan dengan cara sederhana, misalnya menyebarkan informasi positif dan saling mendukung dalam aktivitas kebaikan.

Khutbah ditutup dengan ajakan agar jamaah semakin peka terhadap lingkungan sekitar serta menjadikan semangat tolong-menolong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam dapat terus hadir di tengah masyarakat.

 

Kontributor: Deni Kurniawan As’ari       Fotografer: Deni