
Cimahi (MTsN Kota Cimahi) — Sore tadi, hujan deras turun membasahi kampus MTsN Kota Cimahi. Langit kelabu, udara dingin, dan derasnya hujan membuat siapa pun enggan melangkah keluar ruangan. Namun, dibalik suasana itu, tampak enam ibu guru berdiri berjejer mengenakan jas hujan berwarna-warni, tersenyum lebar meski tubuh mereka mulai menggigil kedinginan.
Mereka adalah Rohaeni, Yayu Wahyuni Hidayati, Teti Hopsah, Marfuah, Siti Rosidah, dan Mimi Jamilah. Baru saja mereka selesai mengajar, menuntaskan satu hari panjang dalam perjuangan mencerdaskan anak bangsa. Ketika saatnya pulang ke rumah. Langkah mereka harus tertunda sejenak oleh hujan besar yang mengguyur cukup lama.
Menariknya, bukan mengeluh atau meratapi keadaan, keenam ibu guru itu dalam balutan jas hujan sederhana, mereka berbagi canda dan tawa, menikmati momen kebersamaan di tengah cuaca yang sedang tak bersahabat. Pemandangan ini menjadi potret nyata ketulusan hati para pendidik. Kesederhanaan, ketangguhan, dan selalu bersemangat di setiap langkah.
Hujan mungkin sedikit menghalangi perjalanan mereka pulang, tapi tidak pernah mampu meredam semangat dan cinta mereka pada dunia pendidikan. Bagi para guru sejati, setiap hari adalah perjuangan, dan setiap langkah adalah bentuk pengabdian.
Kontributor: Deni Kurniawan As’ari Fotografer: Evi Hafsoh

