
Cimahi (MTsN Kota Cimahi) — Dua guru MTs Negeri Kota Cimahi, Ade Pawaz, S.Pd.I. (Guru SKI) dan Yusi Asofah, S.Ag. (Guru IPS), dinobatkan sebagai Guru Favorit versi Ketua OSIS dalam momen upacara bendera hari Senin (3/11/2025). Penghargaan tersebut diadakan secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Hj. Baiq Raehanun Ratnasari, M.H., yang bertindak sebagai pembina upacara.
Pemilihan guru favorit ini dilakukan di sela penyampaian amanat upacara. Kepala Kemenag Kota Cimahi mengajukan pertanyaan kepada siswa. Siapa menurut kalian, guru MTsN Kota Cimahi yang paling favorit? Selanjutnya Ketua OSIS MTsN Kota Cimahi, Salman Alfath Fauzan yang juga sebagai pemimpin upacara menyebutkan dua nama yaitu Ade Pawaz dan Yusi Asofah. Selanjutnya kedua guru tersebut dipersilakan ke depan dan mendapat hadiah bingkisan serta ucapan selamat dari Kepala Kemenag. Momen ini menjadi ajang apresiasi bagi pendidik yang mampu menghadirkan kesan mendalam di hati siswa.
Berikut profil singkat keduanya.
Ade Pawaz, S.Pd.I., lahir di Mekah pada 15 Agustus 1981. Pria yang menetap di Margaasih Kabupaten Bandung ini meraih Sarjana Pendidikan Islam dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia dikenal sebagai guru yang dekat dengan siswa dan menjabat pembina OSIS. Sebelum bergabung dengan MTsN Kota Cimahi, Ade pernah mengajar di MTs Nurul Falah dan menjadi Kepala MTs Nurul Falah selama empat tahun.
Sementara itu, Yusi Asofah, S.Ag., lahir di Cimahi pada 30 Januari 1977, juga menempuh jalur pendidikan yang sama dengan Ade. Lulusan Fakultas Adab Jurusan SPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia dikenal memiliki pengalaman mengajar cukup panjang di dunia pendidikan. Ia pernah mengajar di MTs Sadarmanah Cimahi sejak tahun 2002, selanjutnya mutasi ke MTsN Kota Cimahi.
Menarik tentang latar belakang Yusi ini, dulu sempat tak ingin jadi guru. Cita-citanya ingin menjadi arkeolog atau penulis di LIPI.
“Awalnya saya tidak berminat jadi guru. Tapi setelah lulus kuliah, saya mengajar di bimbingan belajar selama satu tahun, lalu bersama beberapa sahabat seperti Pak Kholid (almarhum), Pak Hasan Azwar (almarhum), dan Pak Ayi Dindin mendirikan MTs Sadarmanah Cimahi. Saat itu muridnya hanya sembilan laki-laki dan satu perempuan. Rasanya seperti hidup di kisah Laskar Pelangi,” kenang Yusi sambil tersenyum.
Selama lebih dari 18 tahun mengajar di MTs Sadarmanah, Yusi akhirnya bergabung dengan MTs Negeri Kota Cimahi. Di madrasah negeri ini, ia terus menginspirasi siswa dengan semangat belajar dan kreativitasnya.
Kepala Kemenag Kota Cimahi, Hj. Baiq Raehanun Ratnasari, M.H., dalam amanatnya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru yang terus berinovasi dalam mendidik generasi muda. “Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga inspirator. Penghargaan ini adalah bentuk cinta dan penghormatan kami terhadap perjuangan Bapak dan Ibu guru,” ujarnya.
Kontributor : Deni Kurniawan As’ari Fotografer : Ratih

